Sabarudin, Alumni yang Sukses Menjadi Kepsek Berprestasi Nasional

penadeni.com | Surprise, saat bisa berkomunikasi kembali dengan kakak angkatan yang satu ini. Tak menyangka bahwa ia asli Belitung—-yang terkenal sebagai tanah kelahiran Andrea Hirata, penulis buku ‘Laskar Pelangi” yang terkenal itu. Sabarudin pria energik kelahiran Manggar, 14 Juli 1975 ini adalah putra Belitung asli yang telah meraih sukses dalam kariernya sebagai pendidik. Ia berhasil meraih Juara II Kepala Sekolah berprestasi tingkat nasional tahun 2015 lalu dan prestasi tersebut berhasil memompa motivasi peserta didiknya dan juga para guru untuk berprestasi hingga ke tingkat nasional seperti dirinya. Usianya boleh muda namun kini ia telah meraih golongan Pembina Tingkat I/IVB yang bagi sebagin besar guru masih dirasakan sebagai suatu kesulitan untuk mencapainya.

Kang Sabar mengawali pendidikan S1 di IKIP Bandung atau saat ini UPI mengambil jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan lulus pada tahun 1999. Pada tahun 2008 kembali melanjutkan pendidikan S2-nya karena mendapatkan beasiswa Guru Berprestasi Peningkatan Kualifikasi Pendidikan LPMP Kepulauan Bangka Belitung, beliau kembali memilih program studi Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan lulus pada tahun 2010 dengan predikat Cum Laude.

Kesukesan pria dengan motto hidup “Orang hebat itu, ketika orang lain masih berencana, kita sudah bekerja dan berprestasi” ini tidak datang begitu saja. Beliau merintis kariernya mulai dari Guru SMP 2 Gantung (2000–2005), Guru SMA Negeri 1 Manggar (1999–2011), hingga menjadi Kepala Sekolah SMA 1 Simpang Pesak (2011–2012), dan sekarang menjadi Kepala Sekolah SMA 1 Gantung.

Dikenal sebagai seorang pendidik yang aktif dan berprestasi dapat dilihat dari berbagai penelitan dan karya ilmiah yang telah beliau hasilkan, mulai dari Penelitian Tindakan Kelas Pembelajaran Cooperative Learning Dengan Teknik Jigsaw Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Belajar Pendidikan Kewarganaan pada Siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Gantung Tahun 2012, Pengaruh “Buletin Inspirasi” dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri dan Motivasi Berprestasi Di SMA Negeri 1 Simpang Pesak Tahun 2012, Pengaruh Pembelajaran Konsep Demokrasi Berbasis Sketsa Kewarganegaraan terhadap Upaya Membangun Karakter Unggul Siswa Kelas XI SMA Negeri Manggar Tahun 2012, Sketsa Kewarganegaraan dengan Point + Alternatif Pembelajaran Paikem dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan di Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Gantung Tahun 2013, Penerapan Model Pembelajaran “WEB BASED EDUCATION” dalam Meningkatkan Prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan di Kelas XII IPA SMA Negeri 1 Gantung Tahun 2014, Adat Suku Bajo Mola Selatan : Mbo Ma Di Lao, Serumpun, Duwata, dan Kanal Kampung Menunjang Wisata Budaya Wakatobi Tahun 2014, dan BUS PATAS sebagai Alternatif Pemecahan Masalah untuk Optimalisasi Prestasi Akademik dan Non Akademik Peserta Didik di SMA 1 Gantung Tahun 2015.

Berbagai karya tulis beliau meliputi “Menggagas Mos Bermutu” dimuat Belitung Ekspres tahun 2012, “Membumikan Empat Pilar Kehidupan” dimuat Belitung Ekspres tahun 2012, “Ketika Guru “Harus” Menulis” dimuat Pos Belitung tahun 2012, “UKG, Potret Awal Pemetaan Mutu Guru” dimuat Pos Belitung tahun 2012, “Refleksi 67 Tahun Proklamasi” dimuat Pos Belitung tahun 2012, “Urgensitas Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membumikan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Di Sekolah” dimuat di Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia dalam Proseding Seminar Transformasi 4 Pilar Kebangsaan tahun 2012, “UN Bukan Sekedar “Angka-angka” dimuat Belitung Ekspres tahun 2013, “Pemilih Cerdas” dimuat Belitung Ekspres tahun 2013, “Ujian Lagi” dimuat Belitung Ekspres tahun 2013, “Tantangan Nasionalisme dan Budaya Bangsa dalam Perspektif Pembangunan Ekonomi di Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Timur” Makalah Kemah di Wilayah Perbatasan (KAWASAN) tahun 2013, “Pemberdayaan Kegiatan Ekstrakulikuler dalam Membangun Kecintaan Terhadap Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Sekolah” disajikan dalam forum ilmiah dan seleksi anugerah konstitusi bagi guru PKN tahun 2013, “Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan SMK/MAK/SMA/MA” dimuat PT Humaniora 2014, “Forum Ilmiah Guru” dimuat Belitung Ekspres tahun 2014, “Reformasi Sekolah” dimuat Belitung Ekspres tahun 2014, “Dunia Baru Guru Indonesia” dimuat Belitung Ekspres tahun 2015, “Kepala sekolah “Futuristik” dimuat Belitung Ekspres 2015, “Ada Apa dengan “Sekolah” dimuat Belitung Ekspres tahun 2015, “Pemberdayaan Kegiatan Ekstrakulikuler di Sekolah dalam Memperkuat Peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan” dimuat Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia dalam Proseding Seminar Nasional Penguatan Komitmen Akademik Dalam memperkokoh Jati diri Pendidikan Kewarganegaraan tahun 2015, “Hati Guru Berprestasi” dimuat Belitung Ekspres tahun 2015, dan “Kontribusi Budaya Unggul Sekolah dalam Pembentukan Karakter Unggul siswa“ dimuat Proseding Seminar Nasional 2015 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.

Kecintaannya terhadap dunia pendidikan dapat dilihat dari berbagai organisasi Sosial dan Kependidikan yang Beliau geluti, mulai dari menjadi Wakil Ketua PGRI Kabupaten Belitung Timur 2015-2020, Wakil Ketua KNPI Kabupaten Belitung Timur 2012-2015, Ketua Forum Ilmiah Guru Kabupaten Belitung Timur 2012-2016, Ketua Focus Group Discussion (FGD) SMP/MTs, SM Kabupaten Belitung Timur 2014-2017, Sekertaris SMA Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Belitung Timur 2012-2015, Anggota Bidang Pendidikan FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) Kabupaten Belitung Timur 2013-2018, dan Unsur Pemerintah Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Lokal Kabupaten Belitung Timur 2015-2020.

Kerja keras, pengalaman, dan keikhlasan Beliau sebagai pendidik, telah membuahkan banyak penghargaan, mulai dari juara II Lomba Inovasi Pembelajaran PKn tingkat Provinsi Babel 2007, juara I Guru Berprestasi Tingkat SMA Kabupaten Belitung Timur 2011, juara I Guru Berprestasi Tingkat SMA Provinsi Bangka Belitung, Finalis Guru Berprestas SMA Tingkat Nasional 2011, Juara I lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Kabupaten Belitung Timur 2012, juara I Lomba Penulisan Best Practice Pendidikan Tingkat Kabupaten Belitung Timur 2013, Kelompok Tebaik I Kemah Guru Berprestasi Wilayah Perbatasan Tingkat Nasiona 2013, finalis Forum Ilmiah Guru PKn dan Anugerah Konstitusi Tingkat Nasional 2013, juara I Penerima Penghargaan Teacher Of the Year 2013 jenjang SMA Tingkat Kabupaten Belitung, juara I Forum Ilmiah Guru Tingkat Kabupaten Belitung Timur 2014, Juara II Forum Ilmiah Guru Tingkat Provinsi Bangka Belitung 2014, Pemenang Penghargaan khusus kategori pemanfaatan Teknologi Informasi dan komunikasi dalam FIG Nasional 2014, Penerima Satyalencana Karya Satya X tahun oleh Presiden RI, juara I Kepala SMA Berprestasi Jenjang SMA Kabupaten Belitung Timur 2015, juara II Kepala SMA Berprestasi Jenjang SMA Tingkat Nasional 2015 dan Kepala Sekolah Berprestasi Di Bidang Pendidikan Kabupaten Belitung Timur 2016, Pelopor Jurnalisme Pelajar Pulau Belitung, Diangkat sebagai Kepala Sekolah pada Usia Muda 36 Tahun).

Sukses sebagai seorang pendidik dengan segudang prestasi dan penghargaan pantaslah bila dikatakan beliau termasuk salah seorang penebar inspirasi di negeri Laskar Pelangi. Pernyataan tersebut tidaklah berlebihan apabila kita melihat kehidupan pribadi Beliau. Kesuksesan karier Kepala Sekolah yang senang memotivasi peserta didiknya ini selaras dengan keharmonisan keluarga Beliau. Suami dari Azizah,S.Si yang juga merupakan seorang Guru Pegawai Negeri Sipil di SMA Negeri 1 Manggar Belitung Timur ini adalah sosok kepala keluarga yang agamis. Kehadiran dua orang putri cantik semakin melengkapi kebahagiaan rumah tangga Beliau. Shafira Ardeliyah Qurrota’ain, putri pertama sekarang duduk di kelas III di SDN 20 Manggar, dan Putri Kedua mereka Iftinah Nurin Khair yang masih mengikuti pendidikan di kelas B TK Negeri Pembina Manggar, Belitung Timur.

Begitu banyak gelar yang bisa disematkan pada Sosok yang selalu haus ilmu ini: Sang Motivator- karena selalu menumbuhkan mental baja di hati peserta didik untuk tidak kalah sebelum berperang; Sang Inspirator- prestasi Beliau membuat orang berpikir tidak ada yang tidak mungkin; Sang Kreator- ide-ide Beliau tidak biasa dan penuh terobosan; sosok berprestasi, prestasinya sudah di tingkat internasional, dll. Banyak gelar yang bisa disandangkan pada Beliau, tapi Beliau akan sangat bangga bila dikatakan Beliau adalah Sang Demokratis dalam Keluarga kecilnya.