K.H. Drs. Mughni Labib, M.Si : Ingin Segera Naik Haji, Perbanyak Membaca Sholawat

Oleh : Deni Kurniawan As’ari
penadeni.com | “Alhamdulillah ini yang ke-7, kalau dengan umroh berarti ke-8 kalinya,” itulah ungkapan dari K.H. Drs. Mughni Labib, M.SI. yang saat ini sedang berada di tanah suci. Tahun 2015 ini beliau kembali mendapat amanah menjadi petugas kloter. Fungsinya adalah sebagai petugas operasional ibadah haji yang menyertai jemaah dalam kelompok terbang. Tugasnnya tidak ringan, namun kesempatan untuk berhaji yang ketujuh kalinya membuat ia merasa senang.

Saat beliau mengemukakan sudah naik haji untuk kedelapan kalinya, sungguh saya merasa turut bersyukur. Betapa ia termasuk sosok yang beruntung karena dapat menunaikan ibadah haji berkali-kali dengan wasilah tugas dari negara. Tentu tidak sembarang orang memperoleh kenikmatan dan kepercayaan tersebut. Menjadi benar adanya janji Allah SWT, ”Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan yang berilmu pengetahuan.”

“Perbanyak membaca sholawat kepada kangjeng Nabi Muhammad SAW,” itulah pesan yang ia sampaikan jika ingin segera berangkat haji.  Menurutnya membaca sholawat sesuatu yang sangat penting dilakukan oleh kaum muslimin, termasuk bagi orang yang ingin berangkat haji.

K.H. Mughni Labib bagi masyarakat Banyumas dan Cilacap sudah tidak asing. Saat ini mengemban amanah sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap  sejak 7 Juli 2011. Sebelumnya pernah menjabat Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas (2005-2007), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes (2008-2011).

Sosoknya ramah, pintar, dan bersahaja. Saat berbicara menyampaikan ceramah begitu jelas. Materi yang dikupasnya dapat dipahami oleh berbagai kalangan. Ia berdomisi di Pasir Kidul. Rumahnya persis bersebelahan dengan masjid dan ia yang kerap menjadi imam sholat saat berada di rumah.

Pendidikan formalnya mulai dari MI Maarif Purwokerto (1975), SMP Negeri 1 Purwokerto (1979), SMA Negeri 2 Purwokerto (1982). Adapun pendidikan tinggi ia selesaikan di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta pada program Tafsir Hadist (1990). Sedangkan S2-nya diselesaikan pada konsentrasi Hukum Bisnis Syariah di Universitas Islam Indonesia tahun 2008.

Selain mengenyam pendidikan formal, pria paruh baya kelahiran Banyumas, 15 November 1962 itu sudah kenyang dengan pendidikan pesantren. Saat ini ia menjadi pengasuh pondok pesantren Al Ittihad, Pasir Kidul, Purwokerto dan sekaligus menjadi ketua yayasan Al Ittihaad Darussa’adah yang menaungi beberapa sekolah mulai tahun 2004 sampai sekarang.

Di organisasi kemasyarakatan ia didapuk menjadi wakil ketua Pengurus Cabang Nahdalutul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas. Sebelumnya menjabat Wakil Katib Syuriah PC NU Kab.Banyumas periode 2002-2007. Katib Syuriah PC NU Kab. Banyumas periode 2007-2017. Wakil Rois Syuriah PC NU Kab. Banyumas periode 2012-2017. Anggota Dewan Ahli Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyumas periode 2010-2014 dan periode 2014-2019. Wakil Ketua Dewan Penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cilacap periode (2013-2018). Wakil Ketua Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kab. Cilacap periode 2012-2015.

Selain menjalankan tugas sebagai kepala kantor dan mengasuh pondok pesantren, ia juga menjadi Dosen Luar Biasa di Institut Agama Islam Imam Al-Ghazali (IAIIG) Kesugihan Cilacap. (2006-2007) dan  Dosen Luar Biasa di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Purwokerto mulai tahun 2008 sampai sekarang.
***