Jadi Caleg untuk Cari Penghasilan

Tahun ini sering disebut tahun politik. Rupanya sebutan ini tidak salah. Sepanjang perjalanan dari Majenang-Garut sudah bermunculan photo-photo para caleg yang akan ikut berkompetisi pada pemuli 2014.

Antrian panjang untuk menjadi caleg pun nampak terlihat. Beberapa parpol bahkan melalui media koran mengumumkan pendaftaran caleg laksana membuka lowongan kerja. Ya, sepertinya menjadi caleg adalah upaya untuk mendapatkan pekerjaan atau penghasilan.

Minggu ini KPU pun telah mengumumkan Daftar Calon Sementara dari setiap partai peserta Pemuli.

Namun, kadang kita dibuat heran ketika para caleg telah resmi menjadi anggota DPR terhormat mereka malah ada yang seenaknya. Boro-boro memikirkan nasib rakyat, yang ada hanya memperkaya diri dan terus mempertahankan kekuasaan yang ujung-ujungnya kekayaan.

Simak data Kemendagri yang menyebutkan bahwa sepanjang 2004-2013 tercatat 291 atau lebih dari 50 % kepala daerah baik gubernur maupun bupati terjerat korupsi. Belum yang lebih spektakuler yang dilakukan oleh anggota DPR terhormat itu. Yang ironis sebagian anggota DPR yang malah melakukan korupsi. Lantas kalau sudah begini, masih perlukah kita percaya dengan para caleg itu?