288 Calon Peserta Didik Baru MTs Negeri Majenang 2012-2013

Animo masyarakat untuk menitipkan putra putrinya di MTs Negeri Majenang cukup besar. Sampai batas akhir penutupan, Rabu, 4 Juli 2012 pukul 12.00 WIB tercatat 288 calon peserta didik baru telah mendaftarkan diri. Sebagian besar diantaranya telah mantap memilih MTs Negeri Majenang sebagai pilihan utama. Tahun lalu, MTs negeri Majenang menerima 6 rombel di mana setiap rombelnya berjumlah 34 siswa. Sehingga tahun ini direncanakan akan menambah jumlah rombel. Adapun nilai SKHUN tertinggi 27.90 dan terendah 14.20.

Berdasarkan hasil rapat panitia—di mana saya ditunjuk sebagai sekretaris— diputuskan bahwa dari semua pendaftar ada tiga kategori. Pertama, peserta yang diterima, kedua, cadangan dan ketiga, tidak diterima.

Antusiasme masyarakat tersebut boleh jadi sebagai wujud kepercayaan terhadap MTs Negeri Majenang yang meningkat dari tahun ke tahun. Fenomena ini cukup membanggakan di tengah persaingan antarsekolah untuk meraih peserta didik baru yang cukup ketat. Hampir setiap sekolah berupaya untuk mendapat peserta didik baru sesuai kuota yang ada.

Kepercayaan masyarakat ini perlu disikapi dengan tepat oleh segenap stake holder MTs. Para pemangku kepentingan di MTs Negeri Majenang mulai dari pimpinan, guru dan karyawan perlu bekerja keras untuk mewujudkan harapan dari orang tua dan masyarakat. Setiap personel perlu meningkatkan pelayanan sesuai tupoksinya masing-masing.

Pasca Sertifikasi Persaingan Antarsekolah Ketat
Sudah menjadi rahasia umum bahwa sejak adanya program sertifikasi persaingan antarsekolah begitu ketat. Mengapa? Karena setiap guru yang lulus sertifikasi wajib mengajar 24 jam. Dampaknya setiap sekolah harus memiliki jumlah rombel yang mencukupi. Kalau tidak, maka dimungkinkan ada guru yang harus ngamen jam ke sekolah lain agar dapat mencapai 24 jam per minggu.