Program Indonesia Mengajar, Ide Brilian Anis Baswedan

Sunday, 11 December 2011 (02:50) | 1,904 views

“Mendidik anak bangsa, secara konstitusional adalah tugas negara. Sedangkan secara moral merupakan tugas orang-orang terdidik,” demikian ungkap Anis Baswedan saat diwawancarai tvOne tadi pagi. Saya yang kebetulan menyimak acara Apa Kabar Indonesia sangat surprise. Sudah lama sebenarnya saya mendengar tentang gerakan Indonesia Mengajar itu. Program yang merekrut para pemuda terbaik bangsa untuk mengajar di pelosok pedalaman Indonesia boleh jadi terobosan yang brilian untuk menjadi solusi dalam memecahkan silang sengkarut masalah pendidikan yang kompleks.

Sampai saat ini kita tidak menafikan bahwa ada tiga problem utama pendidikan di Indonesia. Satu, terkait pemerataan yang masih timpang. Dua, mutu dan kualitas guru yang sebagian masih rendah dan tiga, kesejahteraan. Untuk dua hal pertama, ide program mengajar barangkali menjadi salah satu solusi. Saya membayangkan para sarjana lulusan terbaik perguruan tinggi di Indonesia ikut mengajar untuk mencerdaskan anak bangsa. Mengajar dan atau mendidik tentu bukan monopoli para guru yang profesinya memang mengajar

Simak visi gerakan Indonesia Mengajar berikut:
Diinspirasi oleh janji kemerdekaan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, Indonesia dipenuhi oleh anak muda yang tulus mengabdi menjadi guru selama waktu tertentu di daerah, menularkan optimisme, menebar inspirasi dan menjadi jendela kemajuan di tingkat akar rumput. Pada saat bersamaan, anak-anak muda itu belajar untuk peka dan peduli pada realitas kehidupan bangsanya.

Kehadiran dan kehidupan anak-anak muda itu di sekolah, desa dan keluarga baru mereka di pelosok Nusantara akan merajut tenun kebangsaan yang lebih kokoh.

Kelak, Indonesia akan dipenuhi pemimpin baru yang memiliki kompetensi kelas dunia dengan pemahaman akar rumput. Para pemimpin itu lahir dari anak-anak muda terbaik pada generasinya yang diberi kesempatan untuk hidup, tinggal, bekerja, dan berinteraksi di dunia pendidikan bersama rakyat di segala penjuru, termasuk di daerah terpencil.

Cermati pula misi yang mereka ingin wujudkan:
Indonesia Mengajar memiliki misi ganda yaitu mengisi kekurangan guru berkualitas di daerah yang membutuhkan dan menjadi wahana belajar kepemimpinan bagi anak-anak muda terbaik Indonesia agar tak semata memiliki kompetensi kelas dunia, tetapi juga pemahanan akar rumput.

Indonesia Mengajar membantu mengisi kekurangan guru sekolah dasar, khususnya di daerah terpencil dengan mengirimkan lulusan terbaik Perguruan Tinggi di Indonesia yang telah dididik intensif untuk menguasai kapasitas kepengajaran dan kepemimpinan untuk bekerja sebagai guru selama satu tahun.

Syarat menjadi pengajar pun ternyata sangat ideal. WNI, belum menikah dan sehat secara fisik dan mental serta bersedia ditempatkan di daerah terpencil selama satu tahun. Diutamakan fresh graduate atau kurang lebih 2 tahun setelah lulus dari berbagai disiplin ilmu, usia diutamakan di bawah 25 tahun dan memiliki IPK atau nilai akademis yang baik.

Animo para pemuda untuk menjadi pengajar pun rupanya sangat tinggi. Dalam wawancaranya, Anis Baswedan yang pada 2008, mendapat anugerah sebagai 100 Tokoh Intelektual Muda Dunia versi Majalah Foreign Policy itu mengatakan dari 51 pengajar yang dibutuhkan telah mendaftarkan diri 1.400 orang pemuda terbaik saat angkatan pertama dibuka tahun 2010.

Tiada kata yang pantas terucap untuk gerakan ini selain acung jempol dan mendukung penuh. Saya dibesarkan di keluarga pendidik, kuliah di perguruan tinggi kependidikan dan saat ini menggeluti dunia pendidikan sebagai guru sungguh terharu. Problem pendidikan bangsa ini begitu sangat kompleks. Maka kehadiran program ini menjadi satu ikhtiar dari tokoh dan masyarakat yang peduli pendidikan. Dan Anis Baswedan telah melakukannya dengan action yang nyata.

Tulisan lain yang berkaitan:

img Seputar Keikhlasan dan Implementasinya di Kehidupan (9 May 2012, 985 views)
img Ayahku, Guru dan Inspirasiku (20 November 2011, 1,869 views)
img Selamat Hari Raya Idul Fitri (28 August 2011, 872 views)
img Sunarto : PNS Generasi Saya Harus Lebih Baik (20 August 2011, 1,064 views)
img Nur Hafizhin, Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Arab Tingkat Jateng (12 July 2011, 5,631 views)
img Aktivitas on Photo (18 June 2011, 1,318 views)
img Pelajaran Tersembunyi dari Permainan Sepakbola (16 June 2011, 2,580 views)
img Amin Masdar, Sang Juara MTQ (13 June 2011, 1,238 views)