Setahun Lebih Dua Bulan Perjalanan Weblog ISPI

Alhamdulillah, tak terasa setahun lebih saya mengelola weblog ISPI Pusat dengan alamat www.ispi.or.id. Berawal adanya kepercayaan dari pengurus pusat —-Sekjen ISPI, Prof. Ahman— yang menempatkan saya sebagai anggota humas ISPI maka weblog tersebut dilaunching tepat pada tanggal 2 Mei 2010. Melalui weblog itu, saya ingin berkiprah mendedikasikan diri untuk dunia pendidikan melalui ISPI.

Sore ini, sembari minum segelas coffee saya patut bersyukur ketika melihat pengunjung weblog ISPI yang semakin hari terus bertambah. Berdasarkan data reals time staat diketahui bahwa semenjak blog ini diterbitkan pada tanggal 2 Mei 2010, total visitors sebanyak 45.556 orang. Adapun pengunjung yang membuka halaman blog mencapai 72.224 orang. Pengunjung per-harinya di kisaran 50-200 orang. Angka yang tidak begitu banyak, tetapi juga cukup membahagiakan bagi saya karena berarti sebagian misi saya untuk mendedikasikan diri di dunia pendidikan itu sebagian kecil telah terealisir.

Maksud dan tujuan penerbitan weblog ISPI, pertama, menjadi semacam media komunikasi dan silaturahmi antarpendidik, antarpengurus ISPI, antaranggota dan masyarakat pada umumnya. Kedua, ikut menyumbangkan pemikiran dari para sarjana pendidikan —kususnya— tentang seputar pendidikan yang problemnya semakin hari semakin kompleks. Ketiga, media informasi tentang keorganisasian ISPI dan keempat, sarana peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan tujuan ISPI yakni “menyumbangkan tenaga dan pemikiran untuk kemajuan pendidikan”.

Saya menyadari bahwa weblog tersebut perlu terus menerus dikembangkan dan ditingkatkan kemanfaatannya. Tidak saya pungkiri support dan kerjasama dari para sarjana pendidikan di seluruh tanaj air menjadi sesuatu yang penting. Oleh karena itu beberapa usulan dari pengunjung agar bagaimana ke depan webblog ini bisa lebih interaktif akan berpulang kepada para pengunjung juga.

Yang tidak kalah menarik, melalui weblog dan facebook ISPI, cukup banyak teman-teman yang berminat dan ingin bergabung dengan ISPI. Sebagian diantaranya belum mengetahui tentang apa itu ISPI dan keberadaannya di berbagai daerah Indonesia. Fakta ini barangkali perlu direspon secara baik oleh segenap pengurus pusat sehingga ke depan ISPI dapat lebih eksis dan bermanfaat untuk dunia pendidikan Indonesia.

Akhirnya kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang telah membantu dan dan berpartisipasi dalam eksisnya weblog ISPI. Beberapa nama yang ingin saya sebut diantaranya Pak Prof. Ahman, Pak Sawali Tuhusetya, Pak, Prof Soedijarto dan Mas Riyadi.