Sawali Tuhusetya, Sosok Bloger Guru Sejati

Sawali Tuhusetya, itulah nama pena guru SMP di Pegandon itu. Namanya sudah familiar di “jagat maya“ karena aktivitas ngeblognya yang luar biasa. Saya berani berkata bahwa beliaulah satu-satunya guru di Indonesia yang sangat produktif menulis via blog dan tulisannya diminati banyak orang sehingga pantas kalau beliau mendapat julukan Blogger Guru Sejati. Rata-rata dalam 3 hari beliau menulis untuk 10 blog yang dikelolanya sekaligus. Tulisannya sangat beragam dan tak jarang ‘berani” mengkritisi pelbagai fenomena sosial dan anomali pendidikan yang terjadi di negeri ini.

Pria ramah berkumis tipis sekaligus langsing ini, lahir di sebuah dusun, pada 19 Juni 1964 di Kabupaten Grobogan. Konon kabupaten itu termasuk salah satu di antara 35 kabupaten di Jawa Tengah yang telah tercitrakan sebagai kawasan yang kering, gersang, dan miskin. Sejak kecil, Sawali telah berminat dan bercita-cita menjadi guru berkat sugesti yang begitu kuat dari guru-guru SD di kampungnya yang sunyi. Selepas lulus SPG (1983), beliau melanjutkan studi ke IKIP Semarang (baca : UNNES) mengambil Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (lulus tahun 1988). Pada 1989-1995 mengabdikan diri menjadi guru Bahasa Indonesia di SMA Islam Karangrayung-Grobogan. Kemudian sejak 1995 hingga sekarang menjadi guru di SMP 2 Pegandon, Kendal, Jawa Tengah (Http://sawali.info)

Kini, usia Sawali tak lagi muda. Tiga bulan lagi akan menginjak usia senja 46 (empat puluh enam). Artinya separuh lebih perjalanan hidupnya telah beliau habiskan menapaki hari-harinya di dunia yang fana bersama keluarganya tercinta.

Namun, usia senja itu tidak melunturkan semangatnya untuk terus menulis dan menulis. Pelbagai tulisan beliau yang renyah dan enak dibaca, dapat ditemukan di blog berikut : Catatan Sawali Tuhusetya, MGMP BI Kendal , Serba-serbi Pendidikan, Pelangi Budaya Indonesia , Pojok Bahasa dan Sastra, Agupena Jateng, ISPI dan media online lainnya.

Selain mengajar dan ngeblog, jebolan pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini sering memberikan ceramah dan pelatihan seputar pembelajaran, penulisan dan tentu saja materi blog yang sangat dikuasainya. Berbagai aktivitas organisasasi tak luput dia lakoni untuk memberi warna dan pencerahan demi pendidikan Indonesia lebih baik. Saat ini beliau menjadi Ketua MGMP Bahasa dan Sastra Indonesia Kabupaten Kendal untuk periode yang kedua, Ketua II Asosiasi Guru Penulis Seluruh Indonesia (Agupena) Provinsi Jawa Tengah dan Sekretaris Umum Dewan Kesenian Kabupaten Kendal. Di lingkungan masyarakat perumahan di mana beliau berada didapuk menjadi Ketua RT.

Dengan berbagai indikator di atas, menurut saya, pantaslah kalau beliau dijuluki sebagai Blogger Guru sejati dan sosok guru professional. Usianya yang hampir mencapai 46 tahun telah memantapkan kiprahnya yang panjang dan lama untuk dunia pendidikan Indonesia.

Satu hal yang masih belum saya ketahui dari beliau, berapa duit yang diperoleh setiap bulannya dari hasil ngeblognya itu? Teman saya yang alumni pascasarjana Udinus sempat memperkirakan lebih dari gajinya sebagai guru SMP. Benarkah?

Salam Agupena!